Saidah Sakwan Pimpinan BAZNAS RI Buka Acara Program Lumbung Pangan Kabupaten Barito Kuala
Marabahan, Baznas melaksanakan acara Focus Group Disscusion (FGD) program lumbung pangan Kabupaten Barito Kuala. Dan di dalam acara tersebut bertemakan Harmonisasi Program Lumbung Pangan Padi Berbasis Zis Guna Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Pengentasan Kemiskinan Petani , Rabu (24/01).
Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Ibu Saidah Sakwan, MA , PJ.Bupati diwakilkan oleh Asisten Sekda Bidang Pemerintah & Kesra, Baznas Prov.Kalimantan Selatan, Pimpinan Baznas Kab.Barito Kuala, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kab.Barito Kuala, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kab.Barito Kuala, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Barito Kuala, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Barito Kuala, Camat APK, Kades APK II , Perwakilan Kelompok Tani, Kepala BPP APK II beserta Penyuluh dan POPT, Kepala Kantor Kemenag Barito Kuala, Kepala BAPPEDA/ BAPELITBANG juga turut hadir dalam acara tersebut. Focus Group Disscusion (FGD) program lumbung pangan Kabupaten Barito Kuala dilaksanakan di Lokasi Aula Bahalap.
Dan dalam Acara tersebut di buka oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Saidah Sakwan, MA. Dan diharapkankan Baznas bisa berkomitmen , kebijakan dan juga perpihakkan dan melakukan nya sebagai Lembaga pemerintahan structural yang diberikan mandat oleh Negara melalui UU 23 tahun 2011 tentang pengeluaran zakat salah satu tujuan dari pengeluaran zakat fitrah adalah untuk melakukan pengentasan kemiskinan dan harus bekerja keras mengumpulkan dana dari rupiah ke rupiah dari musakim agar bisa mengentaskan kemiskinan petani atau musaik dan meningkatkan status social mereka agar lebih baik dari sebelumnya.
“seluruh program yang dikelola oleh Baznas itu adalah melakukan akselerasi dari cap paten keluarnya dari status sosial kemiskinan menjadi status sosial yang lebih baik atau istilah kami itu adalah mam moving of mustahik. Bagaimana dana kita intervesikan itu bisa menaikan kelas dari mustahik menjadi musakim itu menjadi tujuan kami. Dana ini darimana dana ini dari setiap sen dan setiap rupiah yang kami kumpulkan dari musakim jadi dana seluruh kita alokasikan tidak gampang kami dapatkan , kami harus mengumpulkan dari rupiah ke rupiah melakukan riterasi zakat dari para musakim artinya kelola dana Baznas itu adalah embet melalui kerja keras kami seluruh amil , seluruh pimpinan untuk kami laksanakan jadi kenapa kami kemudian jadi dalam distribusi itu harus memastikan bahwa semua program yang kami lakukan itu harus berhasil guna dan pemberdaya guna karena apa , karena kami mencari uang dengan susah payah kalau APBN dan APBD enak” Ucap Saidah Sakwan
Saidah Sakwan berharap program-program pemberdayaan yang dilakukan oleh Baznas dan dalam visi Baznas adalah menjadi Lembaga agama dan dapat membantu mensejahterakan umat dan juga pengen masyarakat petani sejahtera agar mengentaskan kemiskinan dan Baznas juga diberikan mandat untuk melaksanakan bagaimana sejahteraan umat di akselerasi interpensi untuk bisa menjadi bagian dari menyelesaikan program-program pengentasan kemiskinan di daerah Barito Kuala.
(A.A/Rnld)