MEDIA CENTER

“Ije Jela Ije Swara”

  • Beranda
  • Seputar Media Center
  • FEED
  • e-Paper
  • Berita

198,3 Miliar Terindikasi Tidak Efektif, Pemkab Batola Bersama BPKP Entry Briefing APBD 2024 

admin / 07 Maret 2024
Share :
...

Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dan Kepala Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanaan evaluasi atas Perencanaan dan Penganggaran APBD Tahun Anggaran 2024 pada Pemerintah Daerah kabupaten Barito Kuala untuk Sektor Pengentasan Kemiskinan dan Sektor Penanganan Prevalensi Stunting, di kediaman Penjabat (PJ) Bupati, Selasa (27/02).

Evaluasi tersebut terdiri dari belanja Direct dan Indirect berkaitan dengan belanja langsung dan tidak langsung yang diterima oleh masyarakat. Seperti program pengentasan stunting dan penurunan prevalensi stunting yang termasuk belanja langsung diterima oleh masyarakat seperti makanan bergizi , telur dan susu. Sedangkan, belanja indirect berkaitan dengan belanja modal dan perbaikan infrastruktur serta sarana sanitasi yang tidak langsung diterima oleh masyarakat.

“Belanja indirect diartikan belanja – belanja yang tidak menyentuh masyarakat dan bahkan kadang belanja yang tidak terkait dengan program itu sendiri atau capaian ultimate outcam. Jadi potensi tidak efektif itu secara total 62,45 % dari seluruh anggaran yang di evaluasi kemudian dipetakan ke dalam 5 sektor itu secara aplikatif kedalam aplikasi evern tahun 2023. Jadi ada 198,3 miliar yang terindikasi atau berpotensi tidak efektif dan tentunya adalah belanja yang berpotensi tidak efektif,” Pungkas Oman BPKP Kalsel.

Lanjut Kata Oman, penetapan sasaran kegiatan yang tidak memperhatikan target sebelumnya dan kemudian tidak memenuhi kriteria smart terukur dan sebagainya sejumlah 49,86% yang berpotensi belanja tidak efektif yang akan dikaitkan kepada ultimate outcam dari masing – masing sektor. Kecuali pada penanganan stunting, menurutnya belum diketahui terverifikasi dari SSQE data stunting. “Masih belum fix dan mudah – mudahan tercapai terealisasi karena stunting ini jadi target utama perencanaan pembangunan jangka panjang di pemeritah pusat pada tahun 2024 ini dengan capaian 14% target nasional,” harapnya.

Kepala Perwakilan Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) jelaskan diseminasi hasil evaluasi perencanaan dan pengganggaran tahun 2023 sebagai bahan nanti bagi pemerintah daerah khusunya Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam memperbaiki kualitas perencanaan anggaran sehingga dapat mendukung sasaran pembangunan yang di tetapkan oleh Pemerintah Daerah. (A.A/R.G)

Artikel Terkait

UPACARA SENIN DISHUB BATOLA SAMPAIKAN REGULASI ODOL, PEMKAB APRESIASI NAKESDAN
Diskominfo Barito Kuala Perkuat Kualitas Layanan Informasi Publik Melalui Asistensi PPID se-Kalsel
KEPALA DINKES PAPARKAN TRANSFORMASI KESEHATAN, BUPATI SERAHKAN BANTUAN MESIN PERONTOK PADI DAN MOBIL LAYANAN KEPENDUDUKAN
Diskominfo Barito Kuala Dorong Lahirnya Pelajar Digital yang Cerdas dan Aman

Berita Terbaru

PEMKAB BATOLA PERINGATI HARI ANAK NASIONAL, SEKDA ZULKIPLI PAMIT PURNA TUGAS
BUPATI H. BAHRUL ILMI LANTIK FAD, DORONG PERAN PELOPOR PELAPOR DEMI WUJUDKAN BARITO KUALA KOTA LAYAK ANAK
Bupati : BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Harapan bagi Masa Depan Keluarga Pekerja
UPACARA SENIN DISHUB BATOLA SAMPAIKAN REGULASI ODOL, PEMKAB APRESIASI NAKESDAN
SEPEDA LISTRIK, KULKAS DAN MESIN CUCI JADI HADIAH UTAMA NOBAR FINAL PILDUN DI BARITO KUALA

Arsip Berita

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Maret 2023
facebook instagram twitter youtube

Copyright © Diskominfo Batola