PEMKAB BATOLA GELAR RAKOR KESIAPSIAGAAN BENCANA KARHUTLA
Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi di Aula Selidah, Minggu (10/8)
Rakor diikuti sekitar 201 peserta yang terdiri dari seluruh lurah dan kepala desa se-Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi, meningkatkan kesadaran, serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana Karhutla.
Dalam sambutannya, Bupati Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPBD Barito Kuala atas terselenggaranya rakor ini. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud kesiapan bersama dalam mengantisipasi dan menangani Karhutla yang hampir setiap tahun melanda wilayah Barito Kuala.
“Setiap memasuki musim kemarau, kita dihadapkan pada suhu yang sangat panas yang menyebabkan hutan dan lahan persawahan mengering. Kondisi ini diperparah dengan munculnya titik api (hot spot), baik karena faktor alam maupun perilaku sebagian masyarakat yang masih membuka hutan atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa kesiapsiagaan merupakan hal penting. Semangat kebersamaan, gotong-royong, dan kesiapan semua pihak diyakini mampu mencegah terjadinya Karhutla.
“Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta langkah tepat guna. Instruksi Presiden sudah jelas mengenai pelaksanaan tugas penanggulangan Karhutla dan bencana alam lainnya. Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi fenomena perubahan iklim, cuaca ekstrem, dan potensi bencana,” ujarnya.