ATASI PENGANGGURAN DISNAKERTRANS UPAYAKAN PELATIHAN
Marabahan, Disnakertrans Barito Kuala dikunjungi oleh tim Media Center Diskominfo melalui RSPD Ijejela 100 FM di ruang kantor Kepala Dinas Nakertrans Hj. Harliani, SIP, M.Si pada Selasa (09/01).
Mengenai tupoksi Disnakertrans, Hj.Harliani mengatakan dalam waktu yang cukup singkat telah melaksanakan kegiatan sesuai dengan tupoksi dalam hal menangani serta membantu Bupati Barito Kuala dalam bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi. Seperti tenaga kerja dibarito kuala, saat ini Disnakertrans hanya melakukan pembinaan dan untuk terkait pengawasan sudah masuk ke ranah provinsi ujarnya. Ia pun mengatakan selanjutnya terkait transmigrasi, Disnakertrans juga sudah melakukan pembinaan disetiap wilayah atau kawasan.
Berikutnya disampaikannya bahwa Disnakertrans ada menaungi tiga bidang yaitu bidang ketenagakerjaan, transmigrasi dan industri yang mana setiap bidang sudah terisi oleh orang-orang yang ahli dibidangnya. Selanjutnya Hj.Harliani sebutkan akan melanjutkan program-program yang sudah ada.
Terkait dengan angka-angka pengangguran Harliani menerangkan Disnakertrans telah mengupayakan dengan cara pelatihan-pelatihan. “Barito Kuala sudah termasuk kabupaten yang diberikan kesempatan untuk melaksanakan pelatihan ataupun kegiatan-kegiatan terkait dengan peningkatan sumber daya manusia yang nantinya juga akan mengurangi angka pengangguran di Batola, “pungkasnya.
Harliani menambahkan tentang masalah anak muda yang masih pelajar namun ada yang sudah bekerja yang otomatis akan putus bersekolah dikarenakan disaat usia muda sudah menjadi tulang punggung keluarga. Ia mengatakan seharusnya di usia muda anak harus bersekolah dan belajar karna itu adalah hak sebenarnya di usianya bukan malah bekerja menjadi tulang punggung keluarga. Harliani menambahkan bila ingin bekerja silahkan namun diuar jam bersekolah atau belajar bukan di jam yang seharusnya bersekolah serta belajar.
Harliani Kepala Disnakertrans yang telah dilantik pada awal januari mengharapkan kedepan akan ada penambahan bidang untuk menangani kasus anak yang seharusnya belum saatnya untuk bekerja, serta dalam hal transmigrasi agar menjadi kawasan transmigrasi yang berkualitas mampu untuk bisa meningkatkan desa yg lebih baik. (R.G/Ron/Kominfo)