BAPPELITBANG DORONG SEMANGAT INOVASI DAERAH DALAM UPACARA RUTIN PEMKAB BARITO KUALA
Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala kembali menggelar upacara rutin yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Barito Kuala di halaman Kantor Bupati, pada Senin pagi (14/07).
Pada kesempatan ini, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (BAPPELITBANG) Kabupaten Barito Kuala bertindak sebagai pelaksana upacara. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala BAPPELITBANG Munadi menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya peran strategis inovasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Munadi menjelaskan bahwa BAPPELITBANG memiliki tugas utama dalam perencanaan pembangunan, penelitian, dan pengembangan. Saat ini, fokus utama instansi tersebut adalah pada pengembangan inovasi daerah, yang terbagi dalam dua pendekatan utama: memfasilitasi dan melaksanakan program-program inovatif yang menjadi bagian dari visi misi Bupati Barito Kuala.
“Inovasi yang kami dorong terdiri dari dua bagian, yaitu fasilitasi dan pelaksanaan program Bupati. Dalam hal fasilitasi, kami telah menjalin kerja sama dengan Sekretariat Daerah terkait pengembangan aplikasi Sinovik, serta mendukung keikutsertaan daerah dalam Kalsel Innovation Award (KIA),” ungkap Munadi.
Pada ajang KIA tahun ini, Barito Kuala mengirimkan empat perwakilan yang terbagi dalam dua kategori. Untuk kategori SKPD, diwakili oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hortikultura serta Dinas Kesbangpol. Sedangkan kategori umum diwakili oleh tokoh masyarakat dari Desa Dandajaya serta perwakilan mahasiswa dan pelajar dari GIBS.
Selain itu, BAPPELITBANG juga menginisiasi Lomba Inovasi Tingkat Kabupaten sebagai bentuk komitmen dalam membangun budaya inovatif di lingkungan pemerintahan dan masyarakat. Lomba ini terbagi dalam tiga kategori: SKPD, masyarakat umum, dan pelajar, dengan total hadiah senilai Rp10.000.000.
“Kami berharap seluruh SKPD dapat kembali berpartisipasi aktif dalam program Satu SKPD Satu Inovasi pada tahun 2026 mendatang. Hal ini sejalan dengan misi Bupati Barito Kuala yaitu ‘Unggul’, yang salah satunya diwujudkan melalui semangat inovasi,” pungkas Munadi.
Usai upacara, Munadi menyampaikan harapannya agar Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2023 tentang inovasi daerah serta SK Bupati Nomor 259 Tahun 2023 dapat segera diimplementasikan secara menyeluruh, terutama dalam pemberian reward bagi inovator di daerah. (ben)